Sabtu, 21 Maret 2015

Masih Tentangmu

Kita sekarang berjauhan sayang. Kita terpisah oleh jarak dan waktu. Beberapa bulan yang lalu kamu pamit kepadaku untuk pergi ke sebuah kota yang berada di Jawa Barat. Kamu pergi untuk masa depanmu. Meninggalkanku :( dan mimpiku untuk memilikimu seutuhnya, untuk terus berada di dekatmu. Sudah beberapa bulan kita seperti ini. Bisa dibilang aku dan kamu sedang menjalin hubungan yang disebut Long Distance Relantionship. Aku sedih sayang harus berpisah denganmu walaupun itu semua untuk masa depanmu. Aku ingin menangis se kuatku.

Saat ini aku butuh seseorang yang mengizinkanku bersandar di bahunya untuk menghilangkan semua kesedihan di hatiku :'( betapa sedihnya kisah cinta kita. Kita tidak terpisah oleh jarak dan waktu saja, orang tuamu sepertinya juga tidak menginginkan kita bersama. Dulu mamahmu setuju aja kita menjalin hubungan ini tapi semenjak aku juga memiliki hubungan dengan kerabatmu dan mamahmu tau, semuanya menjadi hancur ! semuanya rumit ! Aku tau ini salahku, ini ke khilafanku :( Aku bodoh kenapa bisa menjalin hubungan dengan kerabat pacarku sendiri. Sayang maafkan aku telah melukai hatimu, mengkhianati hubungan kita, menodai cinta sucimu.

Aku, aku mencintaimu dan juga menyayangi adikmu :( Aku tau perasaan ini salah tapi begitulah kenyataannya . Aku gak bisa membohongi hati ini terus menerus tapi aku juga gak mau terjebak dalam suasana serumit ini. Aku harus bagaimana sayang. Melupakanmu atau melupakan adikmu ? Mungkin lebih adil aku melupakan kalian berdua. Melupakanmu juga melupakan adikmu. Tapi semakin aku melupakan kamu, aku juga semakin mencintaimu. Begitu pun juga dengan adikmu semakin aku melupakannya, semakin aku menyayangi dia.

Lagi-lagi aku dihadapkan dengan kenyataan yang sama sekali tidak aku inginkan--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar